Sabtu, 16 September 2017

Angin laut melintas sabana. 

Membelai sejuk tubuh yang gerah. 

Di utara hamparan biru itu begitu teduh. 

Tiada lidah gelombang liar meliuk. 

Dan di kejauhan horizon memucat sejauh pandangan mata. 

Langit dan laut bersentuhan. 
Di ketinggian itu gumpalan awan menebal. 

Sebentar lagi hujan kan melimpah dan sungai-sungai pun meluap. 

Sungguh, hujan yang meremangkan udara membuatku selalu rindu pulang. 

Menghambur ke haribaanmu. 


Adakah kau menangkap isaratku?


Naikliu, 15 Oktober 2010

Paul A. Elliek

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PENTINGNYA PENDIDIKAN BAGI ANAK-ANAK Dalam bukunya Ilustrasi Kebenaran Alkitab 2 , Pdt.Paulus Daun, M.Div, Th.M, mengisahkan tentang pene...